Rahasia Keagungan Ibadah Kita.

UNTUK KALANGAN SENDIRI No. 033- 15 September 2019 WARTA JEMAAT BARITO GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA JEMAAT BARITO

Allah membutuhkan lebih dari penyembahan, tetapi la menginginkan persekutuan dengan umatNya.
Ada 4 segment utama dalam persekutuan yaitu ada pengajaran, korban, pelayanan dan kesaksian. Malaikat tidak dapat melakukan ke empat hal ini karena malaikat hanya dan menyembah, tetapi manusia diberi kemampuan untuk melakukan ke empat hal ini.
Allah memilih umatNya yaitu bangsa Israel untuk melakukan ke empat hal tersebut diatas, namun Allah tidak mendapatkan apa-apa dari umat pilihanNya itu. Sekalipun demikian Allah tidak mengabaikan umat pilihanNya, la tetap memberikan kesempatan sampai pada kesudahannya.
Allah juga memberikan kesempatan bagi umat Tuhan di luar bangsa Israel untuk dapat memberikan buah persekutuan.
Orang percaya harus tahu esensi ibadah atau persekutuan itu. Rahasia keagungan ibadah kita (I Timotius 3: 16): 1. Dia yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh. Kita yang tidak kudus dilayakkan untuk memberikan pujian dan menerima FirmanNya yang kudus.
Yesus yang kudus harus hadir sebagai manusia, namun sebagai manusia Yesus tidak dapat berdosa (Roma 8:3-4). Karena Yesus telah mengalahkan dosa, maka kita dibenarkan cleh Roh Tubuh kita mampu mengalahkan segala keinginan daging bila hidup kita dikuasai oleh Roh.
2 Allah diberitakan kepada bangsa-bangsa (bersaksi). Jemaat yang sudah mengalami keindahan di dalam Tuhan, harus suka bersaksi. Bersaksi adalah amanat Tuhan.
3. Yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan. Pasti ada harga dari ibadah kita apa yang sudah dipercayakan bagi kita yaitu kesaksian kita, pasti ada harganya tetapi semua sesuai dengan kehendak Tuhan, jangan menuntut hasilnya.
Rahasia keagungan ibadah kita adalah: 1. Ketika kita akan masuk dalam ibadah, kita harus layak di hadapan Tuhan dan dibenarkan oleh Roh. Bereskan hatimu sebelum engkau masuk dalam ibadah. 2. Harus bersaksi. 3. Apa yang sudah dipercayakan bagi kita, jangan menuntut hasilnya. Lengkapi diri kita dengan Firman Tuhan supaya kita dapat bersaksi. Bila kita ingin diberkati, siapkan hati kita dalam beribadah dan pastikan kita menjadi orang yang layak untuk beribadah dan diberkati.
Ringkasan Khotbah Pdt. Haniel Minggu, 8 September 2019

Leave a Reply