Mengindahkan Didikan

UNTUK KALANGAN SENDIRI No. 037- 20 Oktober 2019 WARTA JEMAAT BARITO
GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA
JEMAAT BARITO
Ayat Utama: Amsal 10: 15-22
Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabai kan teguran, tersesat ( ayat 17). Ayat ini menjadi dasar ayat sebelumnya yaitu ayat 15 dan 16. Kunci segala berkat dalam ayat 15 dan 16 adalah mengindahkan didikan. Hal ini dikatakan oleh Salomoketika ia memeriksa kehidupannya sendiri.
Lebih jauh dikatakan dalam ayat 18 dikatakan hendaklah sebagai orang percaya, kita men- jauhkan kebencian dan dusta dari bibir kita. Semua manusia adalah orang berdosa, tidak seorangpun berakal budi, semua orang telah menyeleweng, tidak ada yang berbuat baik, mulut mereka penuh dengan sumpah serapah (Roma 3: 11–14). Oleh kasih karunia kita dibenarkan dengan cuma-cuma karena penubusan dalam Kristus Yesus. Sebagai manusia baru, hendaklah kita menjauhkan kebencian dan dusta dari bibir kita. Kekayaan datangnya dari mengindahkan didikan. Sumber keberhasilan adalah mengindahkan didikan. Untuk itu bacalah kitab suci setiap hari karena dari membaca kitab suci setiap hari, kita menerima hikmat dan mendapatkan didikan.
Renungkanlah Firman Tuhan siang dan malam. Janganlah banyak bicara, tetapi banyak berbuat karena di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran (ayat 19) bila kita mengutamakan didikan yaitu Firman Tuhan, merenungkan dan melakukan Firman Tuhan maka apa yang dikatakan pada Amsal 10: 22 akan menjadi bagian kita.
Kekayaan gereja yaitu seluruh kelengkapan rohani akan menjadi bagian kita. Untuk itu indahkanlah didikan. Bacalah kitab suci setiap hari, renungkanlah Firman Tuhan siang dan malam.
Ringkasan Khotbah Pdt. Haniel, Minggu, 13 Oktober 2019

Leave a Reply