Kesempatan Hanya Satu Kali Saja

No. 011 17 Maret 2019 WARTA JEMAAT BARITO GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA JEMAAT BARITO
Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya (Matius 22: 1-13). Ada 3 kali undangan yang disampaikan yang mengumpamakan 3 jaman yaitu 1. Jaman Bapa ( Jaman Umum): -ayat 1-3 2. Jaman Anak (Jaman Taurat): ayat 4-7 3. Jaman Roh (Jaman Anugrah):- ayat 8-10 Allah mau manusia yang diciptakanNya diselamatkan, untuk itu la terus berusaha mengundang mereka. Pada undangan yang pertama, orang-orang menganggap sepi undangannya itu. Pada undangan yang kedua (jaman Anak), bangsa Israel menolak Tuhan. Undangan yang ke – 3 ditujukan kepada semua orang, sehingga kita pun diselamatkan. Undangan ini disampaikan dimana mana oleh hamba-hamba Tuhan sesuai dengan amanat agung yang Yesus berikan ( Matius 28:19). Pada jaman anugrah, undangan disampaikan bukan hanya kepada orang baik, tetapi juga kepada orang-orang jahat termasuk kita oleh karena anugrahNya.
Pada saat raja itu masuk ke perjamuan kawin tersebut untuk bertemu tamu-tamu itu, la melihat seorang yang tidak berpakaian pesta sehingga menghukumnya (ayat 11-13)
Undangan disampaikan hanya satu kali saja, hal yang terpenting siap masuk ke perjamuan pesta itu dengan mengenakan pakaian pesta artinya kebenaran Allah yang diberikanNya le memberikan anugerahNya bagi kita. Yesaya bersukacita karena Tuhan memberikab keselamatan dan jubah kebenaran (Yesaya 61:10a). Pakaian keselamatan jubah kebenaran hanya dapat diberikan oleh Tuhan. Pada saat Ada jatuh dalam dosa, hanya Tuhan yang membuat pakaian ( Kejadian 3: 20-21). Supaya Adam dan Hawa layak untuk bertemu dengan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang bagi mereka. Dan mereka engenakan pakaian yang dibuat oleh Tuhan.
Bapa dari anak yang terhilang menyambut anaknya itu ketika ia kembali dan memberikan jubah yang terbaik bagi anaknya itu sehingga anaknya itu layak ikut dalam pesta yang diadakan oleh bapanya (Lukas 15:21-22).
Kalau kita datang kepada Tuhan, seburuk apapun keadaan kita maka Tuhan akan mem- berikan yang terbaik bagi kita Hanya orang yang mengenakan pakaian pesta yang layak masuk dalam perjamuan pesta. Kebenaran Allah yang Allah kenakan bagi kita oleh karena anugerahNya harus kita kenakan agar layak masuk dalam perjamuan pesta.
2 (dua) hal yang membuat orang tidak dapat mengenakan pakaian kebenaran Allah yaitu karena tidak mau dan tidak menjaga pakaian pesta itu. Pada kita diberikan kuasa, jangan sampai kita kehilangan keselamatan yang dianugerahkan Tuhan bagi kita. Jangan sampai kita kehilangan atau tidak mengenakan pakaian pesta itu karena kesempatan hanya satu kali saja.
Ringkasan Khotbah Pdt. Stephen Poli-Minggu, 10 Maret 2019

Leave a Reply