Bagaimana kita menghasilkan banyak buah.

WARTA JEMAAT GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA JEMAAT BARITO UNTUK KALANGAN SENDIRI No. 017-5 Mei 2019
Bagaimana Kita Menghasilkan Banyak Buah
Yesus berkata dalam Yohanes 12: 24 : “Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah” Yesus harus mati sehingga kita yang hidup dalam dosa dapat diampuni dan kita yang sudah diampuni harus mati supaya Yesus hidup di dalam kita sehingga orang lain dapat memperoleh hidup oleh karena kita. Inilah yang dimaksud dengan berbuah. Dalam alkitab ada prinsip perbandingan, contohnya Lukas 9: 24-26. Lukas 22: 26, Matius 20: 26. Yesus harus mati supaya kita yang percaya harus mematikan semua dosa dalam hidup kita.
Dalam dunia ini disebut prinsip, tetapi secara rohani hal ini disebut sebagai kebenaran. Kalau kita tidak mati, maka orang lain tidak akan melihat Yesus di dalam kita. Tuhan memberikan kehendak bebas bagi manusia, kalau kita memilih kebenaran maka Tuhan akan tolong kita. Prinsip suatu benih, bila suatu benih mau dikuburkan maka benih ini akan bertumbuh. Pemakaman spiritual/ rohani adalah apabila kita mematikan kedagingan/ keduniawian kita/ kehidupan lama kita. Banyak sekali orang Kristen yang tidak mati atas kedagingannya. Kekristenan hanya di mulut saja, tetapi tidak mau memikul salib. Dimana letak kesalahannya ? Letak kesalahannya karena tidak mematikan dagingnyaa
Kita harus mematikan kedagingan kita. Rasul Paulus mengatakan bahwa aku hidup, tetapi bukan aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku ( Galatia 2: 20)
Inilah seharusnya hidup orang Kristen. Kuburkan segala keinginan daging kita dalam kehidupan kita ada 2 kekuatan yang saling berhadapan yaitu kedagingan dan Roh Allah. Kedagingan kita dimatikan agar rohani kita semakin dipulihkan. Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging, sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh ( Galatia 5 : 16,17) Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna ( Yohanes 6: 63).Firman Allah yang menghidupkan kita.
Yesus telah memberikan kekuatan dan kuasa untuk melawan keinginan daging Yesus sendiri berdoa bagi murid-muridNya agar sama seperti Allah telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Allah akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Allah berikan kepada-Nya (Yohanes 17:2).
Jadilah orang Kristen yang berguna, hiduplah di dalam terang dan menjadi terang. Kita mematikan segala kedagingan kita agar Yesus hidup di dalam kita sehingga kita dapat menghasilkan banyak bualh
Ringkasan Khotbah Bp. Pdt. Eddy Tantimu.-Minggu, 29 April 2019

Leave a Reply