Apakah Arti Hidupmu

No. 019 19 Mei 2019
WARTA JEMAAT GEREJA PANTEKOSTA DI INDONESIA JEMAAT BARITO
APAKAH ARTI HIDUPMU? Mengapa hidup kita harus memberi arti atau berfaedah ? Karena hidup kita begitu singkat, seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap (Yakobus 4:14). Hidup kita seperti bunga dan rumput yang kemudian layu. Kehidupan kita yang pendek ini, maka Firman Tuhan berkata agar hidup kita memberi arti.
Ada 2 arti hidup: 1. Bios hidup yang fana 2. Zoe hidup yang kekal
Hidup kita singkat. Firman Tuhan berkata masa hidup kita adalah 70 tahun dan selebihnya adalah penderitaan. Untuk itulah hidup kita harus memberi arti.
Kita membutuhkan “zoe” atau hidup yang kekal. Hidup yang kekal diberikan oleh Yesus sang pemberi hidup yang kekal ( Yohanes 3: 16). Dalam Yesus ada terang, dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia (Yohanes 1:4). Yesuslah air hidup, barangsiapa minum air daripadanya, ia tidak akan haus lagi untuk selama-lamanya. Air yang diberikan bagi kita akan menjadi mata air yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal (Yo hanes 4:14). Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup, hidup yang kekal kita dapatkan ketika kita percaya kepada Tuhan.
Hidup kita harus berarti, kriteria hidup yang berarti:
1. Hidup bagi Kristus. Rasul Paulus berkata karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Fiflpi 1: 21). Hidup kita untuk memuliakan Tuhan. Kita diciptakan untuk kesenangan Tuhan. Hidup kita harus menyukakan dan menyenangkan Tuhan, antara lain dengan beribadah. Ketika kita beribadah, kita sedang menyenangkan hati Tuhan. Karena kasih Allah kita diselamatkan (Titus 2: 11), untuk itu hiduo kita harus inenyukakan dan menyenangkan Tuhan. Itulah hidup yang berarti. Bila kita inengaku sebagai orang Kristen, tetapi tidak pernah beribadah maka hidup kita tidak berarti.
2. Hidup yang memberi buah (Filipi 1: 22). Hidup kita harus menghasilkan buah. Buah yang harus kita hasilkan
(1). Buah pertobatan: Kekristenan yang tidak menghasilkan buah pertobatan, maka Tuhan Yesus sendiri yang akan menebang (Matius 3: 10)
(2).Buah Roh yaitu karakter Kristus.
(3). Buah Pelayanan (Yohanes 15:16): buah pelayanan yaitu jiwa-jiwa yang kita bawa bagi Tuhan.
Bila hidup kita berarti dan memberi buah, maka kematian bagi orang percaya tidak menakutkan tetapi merupakan keuntungan. Dalam Wahyu 14:13 dikatakan bahwa supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka selama kita hidup, biarlah hidup kita dapat memberi arti yaitu hidup bagi Kristus dengan menyukakan dan menyenangkan Tuhan dan juga hidup menghasilkan buah yang dapat dinikmati oleh orang lain dan Tuhan sendiri.
Ringkasan Khotbah Bp. Pdt. Yessy Tololiu-Minggu 12 Mei 2019

Leave a Reply